CARA MERAWAT KARPET AGAR TETAP BERSIH DAN AWET

Membersihkan karpet sebaiknya dijalankan secara berkala/rutin karna ini salah satu langkah merawat karpet supaya selalu bersih dan awet. Untuk mempercantik ruangan karpet merupakan elemen perlu yang kudu diperhatikan, karna bukan cuma sebagai alas lantai saja tetapi penunjang interior ruangan.

karpet-tahan-lama

Membersihkan karpet secara berkala, memiliki tujuan untuk menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel pada serat karpet. Karpet yang didalam saat lama tidak dibersihkan bisa jadi sarang kuman, kutu penyebab alergi dan penyakit. Noda pada karpet sebaiknya segera dibersihkan supaya tidak jadi noda membandel terkecuali dibiarkan terlalu lama menempel pada karpet, noda selanjutnya bisa juga jadi bersarangnya bakteri, kuman dan menempelnya debu-debu halus.

Berikut 5 langkah merawat karpet supaya selalu bersih dan awet. Atau anda juga bisa lho menggunakan Jasa Cuci Sofa Jakarta

Lakukan penyedotan debu pada karpet minimal dua kali seminggu, terkait pada lokasi penempatan karpet. Semakin kerap orang berlalu-lalang di ruang tersebut, tambah kerap pula pembersihan karpet kudu dilakukan. Pembersihan bisa dijalankan dengan memanfaatkan vacuum cleaner atau penghisap debu. Warna karpet dapat mudah pudar seandainya terkena paparan matahari tetap menerus didalam jangka saat lama. Atur kembali posisi karpet Anda, seandainya lebih {dari satu} karpet terkena sinar matahari tetap menerus.
Ketika bersihkan karpet, sebaiknya perhatikan type vacuum cleaner yang Anda gunakan. Pilih type kering/dry. Untuk meminimalkan debu dan kotoran mikro penyebab alergi, sebaiknya Anda memilih vacuum cleaner dengan penyaring berjenis high efficiency particulate arresting (HEPA).

Untuk merawat karpet sebisa mungkin untuk cuci karpet rumah secara berkala minimal 1 bulan sekali, untuk cuci karpet kantor atau karpet tanam secara berkala minimal 3 bulan sekali.

Bila karpet Anda terkena noda, segara bersihkan. Jangan tunggu sampai noda mengering. Semakin lama noda menempel di karpet, tambah sulit untuk dibersihkan.

Bila anda menjadi terlalu repot untuk merawat karpetatau membersihkan karpet rumah/kantor gara-gara menjadi ukuran karpet yang terlalu besar, Anda bisa menghubungi jasa cuci karpet kantor. Adapun biaya cuci karpet yang diperlukan berkisar Rp 15 ribu – Rp 25 ribu/M2 tinggal dikalikan luas ruangaan yang karpetnya dapat dibersihkan.

Kenali bahan karpet

Secara garis besar ada dua type karpet yaitu handmade dan berbahan sintetis. Karpet handmade berbahan alami, berkwalitas tinggi, tahan lama, dan yang terutama aman bagi kesehatan. Sebaliknya, karpet berbahan sintetis serat polyester, viscose, rayon, dan nilon) walaupun harganya lebih terjangkau tetapi kualitasnya pun rendah gara-gara cepat pudar dan bisa mengakibatkan alergi.

Memilih motif dan warna

Banyak sekali corak dan warna karpet. Tak cuma karpet lokal, negara penghasil karpet layaknya Persia, Turki, India, sampai Pakistan pun meramaikan pasar karpet di Indonesia. Sebelum memilih, pastikan pernah dapat diletakkan di mana dan mengatur dengan gaya hunian Anda. Misalnya rumah Anda bergaya klasik dan modern, maka tampilkan karpet yang menampilkan segi alam layaknya binatang dan tumbuhan. Motif geometris cocok untuk rumah bergaya etnik dan kontemporer. Jika anda kesusahan dalam membersihkan sofa, hubungi Cuci Karpet

Rawat dengan benar

Agar awet dan tidak jadi sumber debu atau alergi, karpet kudu dibersihkan secara berkala.

Bersihkan tiap-tiap hari dengan vacuum cleaner.
Jemur sebulan sekali, bersihkan debunya dengan langkah memukul-mukulnya dengan sapu lidi.
Jika karpet tidak dipakai, gulung, simpan didalam plastik, dan beri silica gel.

Bersihkan noda pada karpet sintetis dengan kain yang sudah dibasahi air yang dicampur sabun cuci piring. Keringkan dengan langkah diangin-anginkan.

Gunakan soda kue untuk mengusir bau tak enak pada karpet.
Jangan membersihkan karpet handmade dengan deterjen, lebih-lebih menyikatnya, gara-gara bisa merusak benangnya. Sebaiknya bawa saja ke laundry khusus karpet.

Karpet merupakan salah satu perlengkapan di rumah yang kudu penanganan khusus didalam merawatnya. Cara-cara perawatan yang tidak cukup pas bisa sebabkan karpet bertambah kotor dan mudah rusak. Bersihkan karpet Anda dengan langkah yang pas supaya selalu awet. Berikut ini tipsnya, layaknya dikutip berasal dari Helium:

Sering Dibersihkan
Karpet kudu kerap dibersihkan memanfaatkan penyedot debu/vacuum cleaner, terutama terkecuali Anda baru saja memasang karpet. Meski tampak bersih, serat-serat pada karpet bisa tercampur dengan debu dan kotoran. Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran dapat menumpuk. Selain tidak baik untuk kesehatan, kotoran yang menumpuk juga dapat lebih cepat merusak karpet.Bersihkan karpet dengan vacuum cleaner minimal seminggu sekali. Fokuskan pada tempat yang kerap di lewati orang, gara-gara biasanya kotoran paling banyak menempel di tempat tersebut.
Jangan Berjalan dengan Kaki Telanjang
Banyak orang beranggapan bahwa terjadi di rumah tanpa alas kaki bisa sebabkan karpet bersih lebih lama. Namun anggapan itu tak sepenuhnya benar. Kaki mengeluarkan keringat dan minyak. Saat bersentuhan dengan karpet, minyak dan keringat menempel pada karpet supaya sebabkan debu dan kotoran mudah melekat. Sebaiknya Mengenakan kaus kaki atau slippers saat terjadi di atas karpet.
Hindari Cuci Karpet dengan Sabun Sebaiknya jangan cuci karpet Anda dengan deterjen atau cairan pembersih yang punya kandungan sabun. Busa yang dihasilkan sabun dapat meninggalkan sisa-sisa residu yang justru dapat mengikat lebih banyak debu di karpet. Selain itu, residu sabun yang tertinggal juga bisa melemahkan serat karpet supaya sebabkan karpet mudah robek atau rusak. Bahan paling pas untuk bersihkan karpet tanpa merusaknya, ternyata memadai mudah didapat, yaitu cuka putih. Campurkan satu botol cuka dengan satu galon air. Siramkan campuran selanjutnya ke atas karpet, sikat sebentar, lantas bilas dengan air bersih. Jangan cemas rumah Anda dapat berbau cuka, gara-gara baunya dapat hilang didalam 24 jam. Hanya pastikan karpet Anda tidak didalam keadaan lembab terlalu lama.

Hari Somolokentir