Inilah Tata Cara Yang Benar Untuk Mengkafani Jenazah

Pada dasarnya mengkafani jenazah bukan cuma berkenaan membungkus mayit dengan kain mori, tetapi wajib ditunaikan cocok dengan ajaran dan syari’at islam. Sebagai contoh, tata cara untuk mengkafani jenazah untuk mayit laki-laki dan perempuan tidaklah sama. tetapi jika anda kesulitan pada saat memandikan jenazah atau untuk tempat pemandiannya maka anda bisa kunjungi http://pemandianjenazah.net


Kain kafan yang digunakan yaitu kain mori dengan warna putih
Hendaknya pilihlah kain yang bagus dan bersih, dengan ketentuan semua tubuh tertutup oleh kain.
Jumlah kain kafan yang digunakan untuk jenazah laki-laki dan perempuan berbeda. Untuk jenazah laki-laki kain kafan yang digunakan sebanyak 3 lapis, namun untuk mayat perempuan sebanyak 5 lapis.
Sebelum di pakaikan, kain kafan hendaknya diberi parfum terutama dahulu.
Dalam melaksanakan proses mengkafani jenazah hendaknya tidak dilebih-lebihkan.

Cara pertama untuk menyiapkan tali pengikat kain kafan dengan meyakinkan panjang tali yang akan digunakan untuk mengikat. Sesuai aturan, panjang tali pengikat wajib disesuaikan dengan lebar tubuh jenazah dan ukuran kain kafan. Semisal lebar tubuh jenazah 60 cm maka panjangnya 18- cm.
Tali yang dipersiapkan untuk mengikat jenazah hendaknya dibuat dengan angka ganjil. Biasanya tali yang digunakan sebanyak 7 tali pengikat. Kemudian tali berikut di tata dengan jarak yang mirip di area jenazah akan ditaruh untuk dikafani.
Setelah menyiapkan tali sesudah itu menyiapkan kain kafan. Beberkan 3 lapis kain kafan di atas 7 tali yang sudah ditaruh untuk mengkafani jenazah. Dengan aturan, menyisakan lebih banyak kain dibagian kepala untuk mengikat anggota atas dan bawah kepala.

Cara Mengkafani Jenazah dengan Mempersiapkan Kain Penutup Aurat

Aurat jenazah juga wajib di tutup dengan kain kafan. Caranya dengan menyiapkan kain dengan panjang 100 cm dan lebar 25 cm, ini sekiranya tinggi jenazah 180 cm dan lebar tubuh jenazah 60 cm. Selanjutnya potong kain kafan berikut dari segi atas dan bawah hingga membentuk layaknya popok bayi.
Bila sudah, meletakkan kain yang sudah berwujud popok tadi diatas 3 helain kain di bawah area duduk mayit (bagian aurat). Selanjutnya meletakkan potongan kapas diatas kain tersebut.
Berikan aroma wewangian terhadap kain yang sudah disiapkan tadi juga dibagian kain penutup aurat. Dan juga berikan kapur barus diatas kain tersebut.

sesudah itu pindahkan jenazah tepat diatas kain. Berilah wewangian ke tubuh jenazah, juga ke {beberapa|sebagian|lebih dari satu} anggota-anggota sujud.
Sebelumnya siapkan kapas yang sudah di beri wewangian. Letakkan kapas tadi ke {beberapa|sebagian|lebih dari satu} anggota lipatan tubuh layaknya terhadap ketiak, selangkangan dan lainnya.
Kedua tangan jenazah ditaruh sejajar dengan segi tubuh selanjutnya ikatlah kain penutup aurat sebagaimana memasang popok bayi.

Cara Mengkafani Jenazah dengan Membalut Kain Kafan dan Mengikat Tali

Membalut kain kafan jenazah tidak bisa ditunaikan sekaligus, tetapi wajib satu per satu. Namun sebelum saat membalut jenazah dengan kain terutama dahulu sediakan kapas yang sudah diberi parfum untuk ditaruh di anggota badan. Letakkan kapas tadi di anggota manfad (lubang) terhadap anggota tubuh. Bila sudah memasang kapas ke badan jenazah sesudah itu terasa membalut kain kafan. Pertama lipat helai pertama kain kafan sebelah kanan. Balutlah secara keseluruhan terasa dari kepala hingga kaki. Lakukan perihal yang mirip untuk kain kafan ke dua dan ketiga.

Bila sudah menutup tubuh jenazah dengan kain sesudah itu terasa mengikat tali-tali pengikat. Caranya di awali dengan mengikat tali anggota atas kepala jenazah. Sisa kain anggota atas di lipat ke muka jenazah kemudian di ikat dengan sisa tali tadi.
Lalu berubah mengikat tali anggota bawah. Ikatlah tali anggota bawah kaki jenazah. Sisa kain kafan anggota bawah di lipat ke kaki jenazah selanjutnya di ikat dengan tali itu sendiri.
Yang paling akhir ikat jenazah dengan tali yang tersisa yaitu sebanyak 5 tali. Ikat jenazah dengan tali berikut dengan jarak yang sama. Hendaknya jangan mengikat tali sangat kencang dan usahakan agar ikatannya terletak di sebelah kiri jenazah. Tujuannya agar tali gampang diakses disaat jenazah dibaringkan ke segi sebelah kanan di makam.

Cara Mengkafani Jenazah dengan Mempersiapkan Baju Kurung Jenazah Perempuan

Terlebih dahulu mengukur terasa dari pundak hingga ke betis jenazah, kemudian ukuran berikut dikalikan dua. Bila sudah mengukur, sesudah itu siapkan kain kafan dengan ukuran tersebut.
Selanjutnya buatlah potongan kerah tepat di tengah-tengah kain berikut agar kepalanya bisa masuk dengan mudah.
Sebelum dikenakan terhadap jenazah, letakkanlah busana kurung ini diatas ke dua helain kain kafan. Kemudian lipas dua kain tadi dan lipat anggota atas dan biarkan anggota bawah terbentang. Ukuran lebar busana kurung berikut tidak cukup lebih 90 cm.

Cara Mengkafani Jenazah dengan Mempersiapkan Kain Sarung

Kain sarung umumnya berukuran lebar 090 cm dan panjang 150 cm. Kain sarung ini nantinya akan ditaruh diatas anggota busana kurung. Caranya dengan memeprsiapkan kerudung dan menyiapkan kain penutup aurat.

Cara menyiapkan kerudung ditunaikan dengan menyiapkan ukuran kerudung terutama dahulu. Ukurannya kira-kira 90 cm x 90 cm. Bentangkan kain kerudung diatas anggota atas busana kurung.
Selanjutnya ditunaikan dengan menyiapkan kain penutup aurat. Caranya dengan sediakan kain dengan panjang 90 cm dan lebar 25 cm. Potong anggota terasa dari atas hingga bawah hingga membentuk popok. Lalu meletakkan tepat diatas kain sarung tepat di bawah area duduk dan meletakkan kaps juga diatasnya.
Lalu beri wewangian atau perihal lainnya dan juga kapur barus diatas kain penutup aurat, kain sarung dan juga terhadap busana kurungnya.

Cara Mengkafani Jenazah dengan Membalut Kain Kafan dan Mengikat Tali

Membalut kain kafan jenazah perempuan mirip dengan cara mengkafani jenazah laki-laki. Namun sebelum saat membalut jenazah dengan kain terutama dahulu sediakan kapas yang sudah diberi parfum untuk ditaruh di anggota badan. Letakkan kapas tadi di anggota manfad (lubang) terhadap anggota tubuh. Bila sudah memasang kapas ke badan jenazah sesudah itu terasa membalut kain kafan. Pertama lipat helai pertama kain kafan sebelah kanan. Balutlah secara keseluruhan terasa dari kepala hingga kaki. Lakukan perihal yang mirip untuk kain kafan ke dua dan ketiga.
Bila sudah menutup tubuh jenazah dengan kain, sesudah itu terasa mengikat tali-tali pengikat. Caranya di awali dengan mengikat tali anggota atas kepala jenazah. Sisa kain anggota atas di lipat ke muka jenazah kemudian di ikat dengan sisa tali tadi.
Lalu berubah mengikat tali anggota bawah. Ikatlah tali anggota bawah kaki jenazah. Sisa kain kafan anggota bawah di lipat ke kaki jenazah selanjutnya di ikat dengan tali itu sendiri.
Yang paling akhir ikat jenazah dengan tali yang tersisa yaitu sebanyak 5 tali. Ikat jenazah dengan tali berikut dengan jarak yang sama.

naaah tentunya anda pasti akan membutuhkan keranda untuk untuk mengantarkan mayit maka anda bisa kunjungi http://pemandianjenazah.net/kain-penutup-keranda-jenazah

Hari Somolokentir